Share |

Posts Subscribe comment Comments

JALIN PERSAHABATAN

Sahabat semua... sebagai wujud tali perkenalan persahabatan, silahkan copy paste kode dibawah ini dan cantumkan di blog sahabat. Setelah itu beritahukan kepada kami dengan memberikan komentarnya atau mengisi buku tamu diblog ini. INSYA ALLAH, Link Sahabat juga kami masukkan di SOBAT GHAZA. Terimakasih.

Menyambut Tahun Baru 2011

Tahun Baru Siapa?


*Habiskan Miliaran Rupiah Saat Banyak Warga Sengsara
MEDAN (Berita): Di saat sejumlah warga Kota Medan didera keprihanan akibat krisis ekonomi ditambah meroketnya harga sejumlah kebutuhan pokok belakangan ini, Pemerintah Kota Medan justru sedang mempersiapkan serangkaian pesta-pora menyambut tahun baru 2011.Sejumlah warga mengeluhkan harga beras yang terus melambung, bahkan harga cabai sudah menyentuh angka Rp50.000 per kg. Begitu juga harga sembilan bahan pokok (Sembako) lainnya yang cende-rung naik, yang membuat penderitaan warga makin menjadi-jadi. selengkapnya Medan Sambut Tahun Baru 2011 Dengan Hura-hura 
Kabupaten Sleman
Hari Kamis, 30 Desember 2010, bertempat di Aula Lantai III kantor Dinas perindustrian, perdagangan dan Koperasi Kabupaten Sleman, PT Askes Cabang Utama Yogyakarta dan KORPRI Kabupaten Sleman memberikan bantuan Pendidikan kepada korban erupsi merapi, untuk anak-anak yang duduk di SLTA sebanyak 13 anak masing-masing menerima 3 juta rupiah dan Untuk Anak yang di perguruan tinggi sebanyak 9 orang masing-masing menerima 6 juta rupiah.
Sedangkan untuk anggota korpri yang rumahnya rusak sebanyak 38 buah masing-masing mendapatkan bantuan sebanyak 1.500.0000 rupiah, sedangkan untuk pegawai negeri sipil yang meninggal sebanyak 52 orang (2 diantaranya adalah korban meninggal akibat erupsi Merapi) masing-masing menerima santunan sebanyak 1 juta rupiah.Selengkapnya KORPRI Sleman beri bantuan pendidikan dan santunan korban erupsi Merapi

Beragam cara dalam penyambutan tahun baru, kepekaan kita sering diuji dengan hal-hal yang berbau hedonisme hiburan dan foya-foya, sekadar memperat persahabatan rekan bisnis dengan pamrih dan kepentingan. Dan tak zaman bila adem-adem saja, bila tak ada letupan kembang api atau entertainment bergoyang-goyang satu malam suntuk, tentulah akan dicap kuper dianggap tak mengerti zaman atau bisa-bisa dilengserkan dari kedudukan karena tak mampu membaca situasi kepentingan rakyat banyak.
Pun tidak sedikit yang menyantuni moment ini dengan merogoh uang hura-hura kepada fakir miskin, memberi yang memang hak mereka. Kepekaan yang memang sudah dibawa sejak lahir yang menjadikan mereka tak tergoyahkan oleh gemerlap hiburan, tak takut dibilang anti pembauran. Hari ini kita butuh peningkatan kepekaan, peka terhadap lingkungan yang nyatanya tertanam menderita, dan sudah mungkin bahwa itu memang kodratnya, materi itu mengalir dari bawah keatas. 

Tak rela rasanya melihat raungan motor, derasnya roda-roda mobil karnaval  mengelilingi putaran jalan-jalan dengan hidmat meniupkan terompet-terompet kemenangan, kemenangan kalian bukan kemenangan kami, hanya menyisakan sesak dikerongkongan si miskin, tetap saja melaju mengejar kenikmatan. Aku bukanlah setirmu dan aku tak mau disetir, aku bawa kekerdilan nyali miskin pendidikan terlantar kelaparan tak berdaya jadi gila jadi hilang percaya diri menghadapi putaran keadaan demikian pelik dan tak mungkin ada kesempatan merasakan hal serupa duduk-duduk santai ditemani perempuan muda yang tertawa selepasnya.
 

0

Silahkan Tulis Komentar Anda ...

cukup "klik" saja anda dibayar Rp10,- Rp100 /"klik"...

SentraClix

Kode Warna Blog

Kode warna yang terpilih :